Sabtu, Juli 19, 2008

Indonesia Error

Bahasa inggris memang aneh bunyinya kalau kita memaksa menjadi bahasa Indo, istilah kata ini adalah tata bahasa yang error tapi justru lucu kedengarannya di telinga kita he,he,he,he...

Foto-foto ini saya dapat dari kiriman imel teman, yang saya juga tidak tahu asal usul foto tersebut dari mana, mohon maaf jika yang merasa punya foto ini saya tidak menyebutkan sumbernya, mari kita lihat, yuuuuk mariii... :)


Seandainya..Aku Punya Sayaaaaap....

Kata Pak Satpamnya ketika sepatunya difoto "ini dulu waktu beli tulisannya masih EAGLE. sekarang jadi EAGEL. Bentar lagi bakalan jadi IGEL biar sesuai dengan ka ida h bahasa Indonesia yang baik dan benar. Lama2 ntar jadi NGIGEL nih mas, kan makin ngIndonesia lagi tuh...




Es Mabok
Teller? Bank kaleeeeeeeeee.....




English Languange Attack!!
Es copyor.... Intelek sekali!



Mari Kemari Hai Fara Fembaca

......fistafel.....Ayo buang tisunya ke fistafeeeeeellll......jauh amat sama wastafel...




Homofon (Lagee..)

Sesungguhnya memang begitulah cara membacanya.


TEN TOPPPP!!

Tank..... harusnya.





Starbucks....

Bagi yang kurang duit ato belum gajian... silahkan mampir :)




S-t-e-a-k
Bingung... Ini resto atau karaoke? Dan menunya... Stik golf kali ya?




Tatap Mata Saya!! Tatap Mata Saya!!!

Baru tau puma ternyata..Dia punya mata...Cihuy! (dan lihat kaki belakangnya, dia seperti macan yang terkena beri-beri)




Crocodile Dandy

Buayanya sih mirip... Agak susah ya nyebut nama merek kaos polo ini..tenggorokan agak sedikit tersedak.
Lasok-te..




Nokia s3 n d4l

MODEL TERBARU! TERCANGGIH!




Messenger Jeans
Ada wi-finya? Atau ada yang versi yahoo messenger?

Rabu, Juli 02, 2008

Rindu "Rumah Masa Depan"


Gak sengaja malam itu saya sedang iseng membuat kerjaan rumah sambil menonton teve eh ketemulah acara 80'an di Metro TV. pada saat itu acara yang di sajikan adalah tentang sinetron di jaman 80'an yang pada waktu itu banyak di gemari oleh semua kaum tua dan muda, tersebutlah sinetron itu adalah "Rumah Masa Depan".

Bagi anda yang merasa anak-anak tahun 80'an pasti tahu kan? tentang sinetron ini? ah daya khayal saya seolah memutar ulang waktu yang telah lama berlalu flash back ke tahun 80'an, sinetron rumah masa depan dengan mengangkat keluarga sederhana yaitu keluarga pak sukri and family yang menjadi contoh tauladan, begitu hidup cerita itu, begitu enak untuk dinikmati. Kita menyaksikan sebuah karya anak bangsa yang begitu bagus dan sangat sayang untuk di lewatkan, inilah kejelian sutradara pada saat itu salut untuk pak Ali Shahab.

Cerita punya cerita ternyata terputusnya sinetron rumah masa depan oleh karena keterbatasan dana pada waktu itu, maklum pada saat itu setahu saya belum ada stasiun televisi swasta yang muncul hanya ada TVRI saja tidak seperti sekarang ini yang sudah menjamur.

Kembali ke sinetron saat ini, bermutu kah? enak kah untuk di tonton?

oh bagus-bagus loh..!! , seru banget..!!, asyik-asyik, mungkin bagi ibu-ibu rumah tangga atau para wanita-wanita muda sekarang walau tidak semuanya menjawab itu, lain hal dengan saya, tidak satupun dari sinetron yang ada sekarang ini membuat saya tertarik untuk menonton, dilihat dari judul sinetron dan alur ceritanya saja sudah tidak enak untuk di tonton atau di nikmati, kadang saya heran justru cerita-cerita yang asliiiii... bener-bener kacangan dan gak layak untuk di tonton malah menjadi ranking yang bagus ? kalau di pikir-pikir lagi yang bodoh itu penikmat sinetron, sutradara, copywriter atau juga pemain sinetronnya yach ?

Kapan sinetron kita bisa seperti dulu ? membuat cerita gak asal yang penting rating tinggi gak peduli cerita itu ngaco atau enggak, saya cuma berharap ada rumah produksi atau pekerja film yang jeli akan hal ini, jangan cari duit yang banyak sementara film yang mereka buat malah menjerumuskan pikiran-pikiran anak-anak kita kelak, tapi buat lah film itu dapat menyejukan hati mereka dan kita semua.

Sutradara Ali Shahab

Pemain :
Septian Dwi Cahyo - Bayu
Deddy Sutomo - Pak Sukri
Aminah Cendrakasih - Bu Sukri
Wolly Sutinah/Mak Wok - Nenek
Alwi A.S. - Pak Lurah
S. Bono - Pak Guru Darman

Sumber foto :misteridigital.wordpress.com

Kamis, April 24, 2008

Mau aman pacaran ? silahkan datang ke taman monas


Saya yakin bagi anda penduduk jakarta atau pun pendatang yang sudah lama di Jakarta tentu sudah tidak asing lagi akan seluk beluk monas. Dikelilingi taman nan luas, hijau nan sejuk jika di pagi hari dan banyak pengunjung berdatangan entah itu untuk berolah raga ria atau pun datang untuk melihat dari dekat monumen nasional itu. Sungguh tempat wisata yang sangat strategis di pusat jakarta ini.


Ini bukan pengalaman saya pernah berpacaran bermesum ria dengan pacar saya ataupun PSK-PSK yang berkeliaran di sekitar monas itu, saya tahu ini karena kebetulan kantor saya memang dekat dengan area taman monas itu dan memang kendaraan yang saya gunakan di parkir di halaman parkir monas yang murah meriah ketimbang parkir di dalam gedung perkantoran saya yang harganya bisa sepuluh kali lipat dari harga parkiran di monas, sangat murah bukan ???

Jam kerja saya memang tidak teratur, kalau kerjaan tidak terlalu banyak saya bisa pulang tepat waktu, jam lima teng langsung buru-buru pulang karena kalo kelamaan dikantor ketahuan boss urusannya gak bisa pulang cepet ada aja yang mau dikerjain he,he,he,he,he..

Ada kejadian lucu ketika saya mau pulang kantor waktu itu sekitar jam 8 malam, karena motor saya di parkir di area parkir monas otomatis saya harus berjalan ke area parkir monas yang sepanjang warung (cafe monas) telah berjejer entah itu PSK atau perempuan yang menjajakan minuman sedang santai dan lucunya disitu bergabung bersama dengan mungkin para komandannya banpol. Sambil cekikikan dia coba menggoda saya.

"mas.. mampir dong kesini.., kita ngebir sedikit gak usah banyak-banyak" kata si penggoda satu sambil senyam senyum genit.

"hmmm... makasih mbak saya gak suka minum bir koq..." jawab saya sedikit membalas senyumnya.

"gak pa pa mas.. apa mau yang laen ? kena gigi gratis deh..."
"aman deh.. gak usah takut disini mah... " balas si perempuan penggoda dua sambil cekikikan lagi.

"wadooooh..., apaan tuuh ?? serem amat yach ???" jawab saya sambil terus berlalu cepat-cepat untuk mengambil motor saya.

Nah kalo kalian ingin mencoba bermesum ria silahkan datang ke area taman monas, aman sejahtera dan pastinya dilindungi banpol koq...gak akan di kena rajia esek-esek.

Sumber foto: www.balipost.co.id

Sabtu, April 19, 2008

Cukup Dua Puluh Ribu Saja


Hari ini saya sedang apes.., memang kalau hati lagi gak enak ada aja masalah. saya berangkat dari rumah menuju ke kantor memang terburu-buru mengejar waktu agar tidak telat terlalu lama karena sudah janji dengan teman kerja. seperti biasa jalur yang saya lalui adalah dari kalimalang menuju ke arah rawamangun. Setelah tiba di bypass saya masuk ke jalur cepat yang memang bukan untuk roda dua. Oups...!!! kutu kupret benar juga dugaan saya, dari kejauhan terlihat beberapa "tukang palak jalanan" Polantas begitu semangatnya melihat mangsanya mulai datang satu demi satu.


Tangan itu melambai-lambai tanda kendaraan motor harus berhenti. dengan terpaksa saya dan motor yang lainnya berhenti pula.

"Selamat pagi pak.. " biasa lagu lama polantas.
"Pagi juga pak...!" jawab saya. lantas tanpa basa basi lagi tuh pak polisi langsung menawarkan mau damai apa tilang ??. Kampreeet dalam hati saya, karena saya lagi terburu-buru sudahlah saya ikut opsi pertama damai tapi tidak rela.

"Ya.. sudah cepat dua puluh ribu aja.." si polantas tak sabar.
"iya bentar pak ini juga lagi di cari..!!" sambung saya.
sreet.. dengan secepat kilat duit duapuluh ribuan sudah berpindah tangan ke tangan polantas itu.
"sudah silahkan jalan lagi..." kata si polantas
Alamaaak.., ini baru polisi nya apalagi pejabat negara yang lain yach ???

Gambar diambil dari sini

Sabtu, Maret 15, 2008

Catatan Kecil

"Untuk mau belajar memang tiada kenal waktu dan usia atau menuntut ilmu itu tiada batasnya", saya beberapa kali mengunjungi blog tetangga sebelah yang sudah tidak diragukan lagi keselebannya di dunia blogger, ada Fanabis, Bangsari, Tikabanget, Herman Saksono, ndorokakung, Mr. Mbilung dan salah satunya Paman Tyo yang saya dengar beliau adalah selebnya blogger atau mbahnya blogger kali yah.., yang tulisannya itu wuiiih gak ada yang enggak enak dibaca selalu enak dan bikin dan saya selalu mengikuti terus tulisan-tulisan yang selalu beliau buat dan sedikit ikut berkomentar ria.


Untuk seorang blogger yang baru memulai seperti saya adalah suatu kebanggan tersendiri buat saya jikalau blog kita di kunjungi apalagi mereka bisa memberikan komentar-komentar yang tentunya sangat menarik atau menambah kita semakin semangat untuk terus bisa menulis.

Disini terlihat keakraban yang tulus atau menjadi persaudaraan yang membentuk komunitas baru yang disitu bermacam-macam karakter manunsianya tersebutlah untuk komunitas blogger di Jakarta BHI (bundaran Hotel Indonesia) dan banyak lagi komunitas blogger lainnya di luar Jakarta yang saya baca dari tulisan-tulisan mereka memang benar membuat kita bisa dapat berbagi bersama.

Bersyukur saya bisa membaca tulisan mereka yang sekaligus mendapatkan ilmu dari mereka yang tanpa pamrih memberikan pesan, catatan hidup atau trik-trik yang sangat bermanfaat, kadang otak ini sering buntu bilamana sudah mendapatkan ide tetapi susah untuk menuliskannya karena saya bukan seperti mereka yang sudah pandai, gampang mendapatkan ide dan cepat untuk dituliskan (jadi ingat kata-kata paman dan mas KW) memang benar kita enggak usah takut atau ragu, tulislah apa adanya sebisa apa yang kita dapat seperti saya sekarang ini. bukan begitu...???

Design Header by:
Parta Suwanda